Jadwal Sholat Kutai Kartanegara
SUB--:--
DZU--:--
ASH--:--
MAG--:--
ISY--:--

Nutuk Beham 2026 Desa kedang ipil sukses terlaksana

Administrator 25 April 2026 37 x dilihat
Nutuk Beham 2026 Desa kedang ipil sukses terlaksana
Penutupan meriah tradisi Nutuk Beham di Desa Kedang Ipil, Sabtu (25/4), sebagai wujud syukur panen dan pelestarian budaya lokal yang semakin semarak dengan dukungan pemerintah daerah.

Desa Kedang Ipil - Tradisi tahunan Nutuk Beham di Desa Kedang Ipil resmi berakhir dengan penuh kemeriahan.
Meskipun terdapat tantangan pada masa panen tahun ini, dukungan pemerintah daerah sukses membawa warna baru bagi salah satu Warisan Budaya Tak Benda di Kutai Kartanegara tersebut. 
Setelah berlangsung selama tiga hari penuh, rangkaian upacara adat Nutuk Beham di Desa Kedang Ipil secara resmi ditutup pada hari ini, Sabtu (25/4). Acara tahunan ini tercatat berjalan sukses dengan antusiasme warga yang lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Acara yang digelar mulai tanggal 23 hingga 25 April 2026 ini merupakan agenda sakral bagi masyarakat Desa Kedang Ipil. Sartin, selaku Wakil Kepala Adat Desa Kedang Ipil, menyatakan bahwa pelaksanaan Nutuk Beham tahun ini terasa sangat istimewa karena adanya sentuhan konsep yang berbeda.
​"Tahun ini dukungan pemerintah daerah sangat luar biasa. Nutuk Beham dikemas dengan konsep yang lebih segar dan tertata dari tahun sebelumnya, sehingga kemeriahannya lebih terasa oleh masyarakat maupun pendatang," ujar Sartin.
​Namun, Sartin juga memaparkan adanya sedikit perbedaan teknis pada tahun ini. Jika biasanya dilaksanakan sesuai jadwal rutin, kali ini waktu pelaksanaan harus menyesuaikan kondisi alam. Padi yang digunakan untuk prosesi Nutuk Beham tahun ini tidak mengalami panen secara serempak, sehingga pengurus adat memutuskan untuk menggelar acara tepat setelah seluruh padi berhasil dipanen.
​Nutuk Beham bukan sekadar perayaan panen biasa. Tradisi ini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) di Kabupaten Kutai Kartanegara. Prosesi menumbuk padi muda ini merupakan simbol rasa syukur sekaligus upaya melestarikan kearifan lokal yang telah turun-temurun dijaga oleh masyarakat Kedang Ipil.
Dengan berakhirnya acara hari ini, diharapkan tradisi Nutuk Beham tetap menjadi ikon budaya yang mampu menarik wisatawan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga di Kutai Kartanegara.