Transportasi Utama Desa Tanpa Daratan, Muara Enggelam

nos 14 June 2026 4 x dilihat
Transportasi Utama Desa Tanpa Daratan, Muara Enggelam
Program TV Nasional Trans7 "Enah Bikin Enak" syuting di Danau menggunakan ketinting melibatkan warga lokal.

MUARA ENGGELAM - Desa Muara Enggelam, sebuah pemukiman unik di Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur Desa ini berdiri kokoh di atas hamparan Danau Melintang. Keunikannya yang paling mencolok adalah sama sekali tidak memiliki daratan. Semua infrastruktur desa mulai dari rumah warga, sarana ibadah, sekolah, hingga kantor desa merupakan bangunan terapung yang berdiri di atas air. Otomatis ketinting perahu kayu bermesin menjadi alat transportasi utama dan urat nadi kehidupan warga. Bagi masyarakat Muara Enggelam, ketinting bukan lagi sekadar kendaraan, melainkan bagian dari identitas mereka.

Mayoritas warga desa menggantungkan hidup sebagai nelayan. Ketinting inilah yang membawa mereka ke tengah danau untuk mencari ikan, memanen hasil tangkapan, hingga mendistribusikannya ke luar daerah.

Meski hidup di atas air dengan segala keterbatasannya, Desa Muara Enggelam justru dikenal sebagai desa yang mandiri dan berprestasi. Ketiadaan daratan tidak membuat warganya tertinggal.

Desa ini terkenal dengan sistem pengelolaan air bersihnya yang dikelola secara swadaya melalui BUMDes (Badan Usaha Milik Desa), bahkan sempat meraih berbagai penghargaan tingkat nasional. Energi listrik pun kini disokong oleh pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) komunal, membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan halangan untuk maju.

Kehidupan di Desa Muara Enggelam adalah potret nyata bagaimana manusia mampu beradaptasi dan menyatu dengan alam. Riuh rendah suara mesin ketinting yang membelah keheningan Danau Melintang setiap harinya menjadi simbol semangat warga desa yang menolak menyerah pada keadaan, terus melaju menantang ombak zaman di atas kampung tanpa daratan.